Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
Bisnis

Alasan Korporasi Memanfaatkan Dana Sendiri Tanpa Ajukan Kredit ke Bank

41
×

Alasan Korporasi Memanfaatkan Dana Sendiri Tanpa Ajukan Kredit ke Bank

Share this article
Example 468x60

HFANEWS.COM – Mengacu Survei Penawaran dan Permintaan Pembiayaan Perbankan yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), permintaan pembiayaan korporasi pada November 2023 mengalami penurunan, di mana saldo bersih tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi mencapai 14,9% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 15,7%.

Segmen korporasi lebih memilih mengalokasikan dana sendiri untuk memenuhi kebutuhan operasional usahanya dibandingkan dengan mengajukan kredit ke bank.

Example 300x600

Ada sejumlah faktor yang mendorong pemanfaatan dana sendiri oleh korporasi itu.

Salah satu sektor korporasi yang permintaan pembiayaannya lesu ada di industri pengolahan, di mana SBT pembiayaannya mencapai 1,8% dibandingkan bulan sebelumnya 3,1%.

Alasan pembiayaan korporasi itu melambat di antaranya penurunan kegiatan operasional seiring lemahnya permintaan domestik, lemahnya permintaan ekspor, hingga penundaan rencana ekspansi.

Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Andry Asmoro mengatakan banyaknya korporasi yang memanfaatkan dana sendiri dibandingkan kredit ke bank terjadi di antaranya karena faktor tren tingginya suku bunga.

Baca Juga: Ditopang Pertumbuhan Kredit, BCA Berhasil Mengantongi Laba Bersih Sebesar Rp 19,37 Triliun

“Kekhawatiran arah suku bunga naik. Ini menjadi burden karena pembayarannya tinggi,” ujarnya dalam Mandiri Economic Outlook 2023 pada Selasa (19/12/2023).

Akan tetapi, menurutnya The Fed memberikan sinyal dovish tahun depan. Ini membuat suku bunga acuan BI diproyeksikan juga mengalami penurunan pada 2024 dan 2025. “Ekspektasi suku bunga turun ini membuka peluang meningkatnya lagi potensi permintaan kredit,” ujar Andry.

Di samping itu, survei BI menunjukan bahwa dalam memenuhi kebutuhan operasional bisnisnya, korporasi lebih memilih memakai dana sendiri.

“Responden menyampaikan bahwa kebutuhan pembiayaan pada periode laporan masih dipenuhi terutama dari dana sendiri,” tulis survei BI tersebut pada Selasa (19/12/2023).

Sebanyak 63,9% responden memilih memakai dana sendiri atau laba ditahan dalam memenuhi kebutuhan pembiayaannya. Hanya 4,6% responden yang menambah pembiayaan di perbankan.

Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina mengatakan banyaknya korporasi yang memanfaatkan dana sendiri dibandingkan kredit ke bank merupakan hal yang lumrah.

“Ini hal yang lumrah ketika pandemi jadi endemi, korporasi pakai dana yang disimpannya saat pandemi itu untuk ekspansi. Ini bagian dari normalisasi,” ujar Dian.

Meski begitu, menurutnya pertumbuhan kredit masih kuat pada 2023. “Pada 2023 ini sedikit terjadi normalisasi, kredit bank masih sehat. Kemudian pada 2024 kita masih lihat ada optimisme outlook dengan kinerja ekonomi yang resilien. Penggunaan kredit juga akan sehat,” katanya. (HFAN/Arum)

 

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *