Scroll untuk baca artikel
Top banner Example 325x300
Bisnis

Hingga Semester I/2023, PT Harum Energy Tbk Telah Menjual Batu Bara Sebanyak 3,6 Juta Ton

103
×

Hingga Semester I/2023, PT Harum Energy Tbk Telah Menjual Batu Bara Sebanyak 3,6 Juta Ton

Share this article
Foto ilustrasi
Example 468x60

HFANEWS.COM – Emiten energi PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menyampaikan telah menjual batu bara sebanyak 3,6 juta ton hingga semester I/2023. Target penjualan hingga akhir tahun ini sebesar 6 juta ton batu bara.

Pada 2023, HRUM menargetkan produksi batu bara sebesar 5,5 hingga 6 juta ton, dengan target strip ratio sebesar 10,5 hingga 11 kali.

Example 300x600

Direktur Utama Harum Energy Ray Antonio Gunara mengatakan penjualan batu bara Harum Energy selama semester I/2023 adalah sebesar 3,6 juta ton.

“Penjualan batubara Harum Energy selama semester I/2023 adalah sebesar 3,6 juta ton, dengan target penjualan hingga akhir tahun ini sebesar 6 juta ton,” kata Ray kepada Bisnis, Jumat (4/8/2023). Pada semester II/2023 ini, HRUM melihat pasar batu bara masih akan menghadapi banyak tantangan di semester II/2023.

Baca Juga: https://hfanews.com/dukung-pertumbuhan-umkm-astra-melalui-grup-bisnis-ydba-berkolaborasi-dengan-pt-aop/

“Namun, diharapkan potensi penurunan harga batu bara tidak sebesar di semester I/2023,” ucapnya. Dalam paparan publik terakhir HRUM, Ray menuturkan HRUM akan terus mencoba mempertahankan produksi batu bara di level 4-5 juta ton, dengan meningkatkan investasi baru untuk produksi.

Sementara itu, sepanjang 2022 HRUM membukukan produksi batu bara 5,4 juta ton. Hingga semester I/2023 ini, HRUM membukukan total pendapatan US$492,24 juta atau setara Rp7,38 triliun (kurs Jisdor 27 Juni Rp15.000 per dolar AS). Pendapatan ini meningkat 30,41 persen dibandingkan semester I/2022 yang sebesar US$377,45 juta.

Pendapatan HRUM ini didominasi dari penjualan batu bara ekspor senilai US$406,22 juta. Sementara itu, penjualan lokal batu bara HRUM di semester I/2023 senilai US$82,10 juta.

Adapun HRUM mencetak laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$150,60 juta atau setara Rp2,25 triliun. Laba bersih HRUM ini meningkat 3,17 persen secara tahunan atau year on year (yoy).(HFAN/Arum)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *